’Ngawur Karena Benar’ bukan saja sebuah buku, tapi juga cara pandang. Begitu menurut si penulis, Sudjiwo Tedjo, dalam bedah bukunya kemarin malam di Togamas Affandi (Gejayan), Yogyakarta. Acara yang gayeng, tapi juga mendalam.
Di awal bedah buku yang begitu terasa sebagai diskusi ini, Mbah Tedjo membuka dengan pandangan tentang ketidakpercayaannya akan sejarah Indonesia yang dari dulu banyak disebut. “Saya nggak percaya Indonesia dijajah 300 tahun. Saya nggak punya data sejarah, tapi saya lihat orang-orang ini lapar senang, nggak lapar juga senang. Orang-orang kayak gitu… nggak mudah ditaklukkan sebenarnya,” ujarnya yang disambut gerr hadirin. “Saya feeling aja gitu, saya memang nggak punya data sejarah. Dan ternyata akhir-akhir ini muncul juga penemuan peneliti sejarah bahwa sebenarnya kita ini sengsara dijajah hanya sekitar 40an tahun. Yang lama penjajahannya itu di kraton-kraton, kerajaan-kerajaan…,” lanjutnya.
Mbah Tedjo melanjutkan, kalau saja dari dulu kita di Lanjut membaca















