Jogja juga (mau) punya busway
Memang cuma Jakarta saja yang punya busway? Jogja juga punya, lebih tepatnya mau punya. Shelter-shelter sudah mulai dibangun. Kemarin, aku tanya-tanya langsung sama orang yang ikut mengurusi masalah busway transjogja ini. Aku juga diperlihatkan foto-foto bus untuk transjogja itu. Busnya warnanya cerah banget, mencolok, kalau nggak salah kuning atau hijau terang gitu. Itu foto-foto busnya waktu masih di karoseri. Rute-rutenya nanti melingkupi Kota Jogja dan sekitarnya, sampai Prambanan malah.
Rencananya, ada sekitar 57 unit busway yang akan beroperasi mulai jam 05.00 pagi sampai jam 10.00 malam. Terus tambah Jogja tambah ruwet dong lalu lintasnya? Pikiranku juga begitu, tapi beliau bilang ada perbandingan unit busway dengan bus-bus jalur yang sudah ada di Kota Jogja. Begini, tiga unit bus jalur yang sudah ada akan digantikan dengan dua unit busway. Jadinya, jumlah unit bus jalur akan dikurangi dengan adanya busway, lebih tepatnya digantikan, direplace. Tiga bus jalur diganti dua busway. Jadinya ada sekitar 80an unit bus jalur yang akan digantikan. Lha sopir-sopirnya bus jalur dikemanakan? Kata beliau lagi, sopir-sopir bus jalur itu akan jadi sopirnya busway. Nggak tahu lah gimana mengaturnya. Untuk tarif, nanti dipatok sekitar Rp 3500,00 per ekor, eh…orang. Lha nanti sopir-sopirnya masih kebut-kebutan di jalan nggak, kejar setoran? Kan sopir-sopir buswaynya mantan sopir bus jalur. Jawabnya, sopir-sopir itu nanti akan ada penggajian sendiri dari pemkot.
Itulah sekilas busway transjogja yang aku tahu. Aku lupa menanyakan kapan busway-busway itu mulai beroperasi. Semoga adanya busway-busway itu seperti yang diharapkan, yaitu mempermudah transportasi masyarakat Jogja dan sekitarnya.
Loading...