Ironi Kota Wisata Sepeda

Posted: Maret 21, 2011 in nyangkem, passion, travelling
Tag:, , , , , , , ,

Ceritanya dua hari lalu aku lagi ada perlu di suatu toko alat tulis di Jalan Mangkubumi, Jogja. Jadilah gowes ke sana. Sampai di dekat toko, mau parkir sepeda. Memang ada tempat parkir sepedanya, tapi… Ealah… :roll:

Seandainya segala hal penunjang kegiatan bersepeda itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda), maka Satpol PP sebagai penegak Perda wajib dan berhak menindak hal-hal semacam ini.

Kota Wisata Sepeda…

Gimana menurut anda?

Komentar
  1. puisiazzet mengatakan:

    Oalah, memang menyedihkan ya, Mas. Di sinilah tampak kurangnya kesadaran di antara saudara kita yang memakai motor. Lawong sudah jelas itu tempatnya sepeda kok. Tapi, kalo ga salah itu di depan KR ya…

  2. hakimi mengatakan:

    Yak, itu memang di depan KR, Pak. :)
    Entah yang memarkir di situ pengendara motornya atau yang ngatur parkir di situ asal nempatin tempat yang kelihatan kosong – taunya dapet duit jaga parkir motor tapi melupakan hak pengguna sepeda. (-_-)”

  3. Krisna Shop mengatakan:

    apa mungkin waktu itu parkirannya emang udah bener-bener penuh ya mas…?
    tapi biarpun begitu harusnya tukang parkir bisa ngejagain itu parkiran sepeda sih… :(

    Anyhow, salam kenal ya mas :razz:

  4. hakimi mengatakan:

    Nggak juga sih, aku sempet celingak-celinguk dan lihat sebenernya masih ada space lain buat nempatin motor. Entah apa yang sebenernya dipikirin si pengatur parkir -_-”

    yak, salam kenal juga :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s