Sindrom pertengahan ramadhan itu masih ada

Standar

Menurutku bisa disebut sindrom (atau penyakit?) jamaah shalat tarawih di masjid. Ya, memasuki pertengahan ramadhan biasanya masjid-masjid mengalami kemajuan. Kemajuan apa? Shof-nya! Shof (barisan jamaah) di masjid pada pertengahan ramadhan selalu maju alias jamaahnya berkurang dibandingkan awal-awal ramadhan.

Masih terjadi ternyata di banyak masjid di Indonesia. Memasuki pertengahan ramadhan, orang-orang kelihatannya jadi pada malas ke masjid untuk jamaah shalat isya’- tarawih. Mungkin sibuk kali ya? (atau “sibuk-sibukan”). Kalau mau ber-khusnudzon, mungkin mereka pilih shalat di tengah malam (mungkin juga, he..he…). Whatever, itulah kenyataannya. Ramadhan masih kurang dimaksimalkan oleh kebanyakan orang untuk banyak mendekatkan diri kepada Allah.

Kalau aku sendiri, aku mau berubah mulai ramadhan ini. Cuma, godaan masih kuat. Puasa sekarang, secara fisik aku sudah OK alias bisa bertahan. Tinggal membenahi batin ini. Seperti tulisanku yang kemarin, aku mau jadi lebih baik mulai ramadhan ini. Harus bisa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s