Sejenak menumpahkan pikiran

Standar

Konon, masa muda atau khususnya remaja adalah fase pencarian jati diri seorang manusia (bener ga sih?). Kalau gitu, jati diri seperti apa yang mau dibentuk? Masa depan seseorang itu tergantung dari masa mudanya. Kalau gitu, masa depan seperti apa yang diharapkan? Masa depan suatu bangsa tergantung dari para pemuda-pemudinya. Generasi muda seperti apa yang dibutuhkan suatu bangsa? Dari hal-hal seperti itu, ternyata “fase muda” itu perannya penting banget dalam hidup ini. Dan itu nggak lepas dari pengaruh lingkungannya juga.

Sering aku kepikiran, hari depan seseorang itu tergantung dari masa mudanya. Apa yang kita lakukan ketika muda akan berimbas pada hari-hari depan kita. Nah, kayaknya sekarang tergantung dari kita sendiri. Apa yang mesti kita lakukan sebagai manusia muda untuk mendapatkan hari depan yang kita inginkan? Kerja keras itu harus (dan bukan teori!). Kerja keras itu sendiri bermakna luas, bisa berarti belajar, bekerja, berusaha maksimal dalam memecahkan suatu masalah, atau hal-hal lain yang dapat kita lakukan secara maksimal. 😉

Kepikiran lagi, mungkinkah rakyat miskin yang masih banyak di negara kita ini juga karena masa mudanya? Mungkinkah ketika waktu mudanya dulu mereka kurang bekerja keras sehingga kekurangan dan miskin? Hmm…. Banyak jawaban emang… Mungkin aja itu emang udah takdir Allah bahwa rizki yang diberikan kepada umat manusia itu berbeda-beda? Mungkin aja mereka kekurangan ilmu untuk menjemput rizki karena kondisi lingkungan atau kurangnya pengetahuan. Mungkin…mungkin… dan mungkin…

Tapi menurutku, apakah mereka kurang (atau tidak) berusaha bekerja keras untuk mencoba lepas dari kekurangan yang menghimpit mereka? Mungkin aja mereka udah berusaha sebisa mereka, semampu mereka, tapi ya itu tadi… kembali ke takdir Allah. Ya tentunya berusaha dengan cara yang halal-lah… Bukannya menghalalkan segala cara.😉

Hmm…terus terang, aku kepikiran kayak gitu karena aku sendiri nggak pengin ngalamin kasus-kasus seperti itu. Kurangi bergantung sama ortu lagi (ortu dah banyak ngurusin kita waktu kecil…), harus coba untuk mandiri. Harus ada usaha untuk mencapai/ mendapatkan sesuatu. Harus ada usaha untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Tantangan, nggak enak, capek, males, pahit, bad mood itu memang ada! Tapi hal-hal kayak gitu untuk dilawan, bukan untuk dituruti. Karena aku ingin lebih baik dari sekarang dengan caraku, karena anak-anakku besok harus lebih baik dariku sekarang, karena ada beberapa obsesi lain yang ingin diwujudkan. Aku masih muda. Masih banyak hal yang bisa dikerjakan, masih banyak waktu untuk cari pengalaman (ya kalo belom mati..). ;-p

Mungkin kelihatannya ini cuma teori. Tapi sebenernya kita nggak boleh meremehkan hal-hal seperti itu karena kita nggak tahu apa yang akan terjadi besok.

Usaha tu penting, tapi usaha akan sia-sia tanpa do’a. Bolehlah kita berusaha-kerja keras, tapi yang menentukan hasilnya ya tetep Allah, Tuhan YME. Makanya, do’a dulu sebelum memulai berusaha.

Hmm… May be world is waiting for us to do something.

Whatever, I’m still young. I can do everything for my future and I know I can. I CAN DO IT!! Don’t just thinking but MAKE IT REAL!!! I believe, there is no strength and power but in Allah.

Amien ya Allah… 🙂

One thought on “Sejenak menumpahkan pikiran

  1. Fitria

    hebat…
    kamu bisa nulis seperti itu…
    itu asli tulisan kamu kan.
    jarang banget aku nemuin orang seperti kamu apalagi di kelasku.

    Hebat kamu bisa mikirin masa depan kamu…. dan bangsa ini, keren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s