Pelajaran dari novel “Laskar Pelangi”

Standar

Yup, kemarin siang ini aku sudah meng”khatam”kan alias menamatkan membaca salah satu novel bermutu yang pernah aku baca (sampai tamat), yaitu novel Laskar Pelangi (LP). Novel best seller karangan penulis muda Andrea Hirata ini mengisahkan kehidupan masa kecil hingga dewasa sang penulis yang ketika itu hidup di suatu daerah miskin di Sumatra, tepatnya di Bangka Belitung. Di novel tersebut ia menyebutnya Belitong. Di novel itu pula, ia memiliki nama panggilan ketika kecil yaitu “Ikal”. Karena disitu diceritakan bahwa rambutnya waktu itu ikal.

lsakar.jpg

Banyak hal yang bisa dipetik dari membaca novel tersebut. Andrea juga membawa kita ke dalam emosi ketika membacanya (beneran!), ya asal kita membacanya niat. Aku sempat beberapa kali tertawa, senyum-senyum, dan sempat juga merinding. Aku banyak setuju dengan hal-hal yang dituliskan Andrea. Terutama ketika ia menceritakan tentang Perguruan Muhammadiyah yang mengarahkan generasinya ke arah yang Islami, diridhoi Allah SWT. Terutama dalam hal pola pikir, akhlak, budi pekerti. Dan itu aku rasakan sejak bersekolah di SD Muhammadiyah (waktu itu di SD Muhammadiyah 4 Surabaya).

Aku juga lulusan dari Perguruan Muhammadiyah. Sejak SD hingga SMP aku bersekolah di Muhammadiyah, dan sekarang aku sekolah salah satu SMK (lebih tepatnya STM) Negeri di Jogja. Banyak yang aku dapat dari bersekolah di Muhammadiyah, sama seperti pengalaman Mas Andrea, penulis novel LP ini. Dan sekarang, ketika aku sedang bersekolah di sekolah negeri-ku ini, terus terang aku jadi ilfil sama sekolah negeri. Bukan berarti novel ini untuk membesar-besarkan Perguruan Muhammadiyah, tetapi murni dari pengalaman sang penulis sendiri.

Kembali ke novel LP, disitu tersirat banyak hal tentang kebersamaan, kepatuhan, keteguhan, dan segala hal tentang aspek kehidupan orang-orang yang selama ini (bisa dibilang) korban ketamakan dari “yang berkuasa di suatu daerah” . Laskar Pelangi adalah sebelas orang anak yang bersekolah di SD-SMP Muhammadiyah Belitong dimana sekolah tersebut dilihat dari bangunannya bisa dibilang tidak layak untuk ukuran sekolah SD-SMP. Laskar Pelangi awalnya beranggotakan sepuluh orang anak yang akhirnya bertambah lagi satu anggota baru. Mereka yaitu : Ikal (atau Andrea-penulis novel LP), Lintang, Mahar, A Kiong, Samson, Syahdan, Kucai, Trapani, Harun, Sahara, dan Floriana alias Flo, seorang anak perempuan tomboi yang akhirnya ”tobat”.

Dikisahkan, anak-anak LP hidup di kondisi yang dapat dibilang kurang layak. Tetapi dari situ, pada setiap anak memiliki kelebihan masing-masing. Lintang misalnya, teman sebangku si Ikal, ia berasal dari keluarga nelayan yang miskin, terpencil. Dari rumahnya sampai sekolah, ia harus mengayuh sepeda orang dewasa sejauh 80 Km, belum lagi apabila musim hujan atau hadangan buaya dalam perjalanan berangkat ke sekolah. Dan hebatnya lagi, ia tidak pernah tidak masuk sekolah. Walaupun begitu, Lintang ini memiliki otak yang luar biasa genius asli didikan alam. Pernah suatu ketika di lomba cerdas cermat ia mendebat seorang guru fisika ternama tentang salah satu soal dari lomba tersebut. Dan akhirnya ia memenangkan perdebatan itu, sang guru kalah telak.

Lalu ada lagi Mahar. Bakat seninya luar biasa. Dialah yang berhasil mengantarkan teman-teman dan nama sekolahnya menjurarai lomba karnaval 17 Agustus, mematahkan rekor sekolah besar yang sudah 20 tahun berturut-turut menang. Tapi sayangnya ia keblinger akan hal-hal yang berbau mistik, paranormal, klenik, dan segala hal yang berhubungan tentangnya. Apalagi setelah datangnya anggota baru LP, seorang gadis manis bernama Flo, yang sama seperti Mahar, menyukai hal-hal klenik. Maka lengkaplah jadinya.

Ikal sendiri tidak terlalu menonjol, tapi ia memiliki prestasi di bidang olahraga bulutangkis. Banyak prestasi yang telah ia miliki di bidang tersebut. Selain itu ia juga pandai menulis puisi.

Dari keseluruhan cerita, yang aku suka adalah ketika si Ikal menemukan cinta pertamanya di sebuah toko kelontong. Aku beberapa kali tertawa membaca cerita di bagian ini, seru. Sampai pada akhirnya sang cinta pertama itu pergi meniggalkannya. Tetapi dari perpisahan tersebut, Ikal menemukan seperti suatu semangat baru dalam menjalani hidup, menemukan hal baru sebagai “pelampiasan” yang positif dari keterpurukannya karena ditinggal sang cinta pertamanya. Dan hal itulah yang membuatnya terus bersemangat.

Endingnya juga bagus. Sebagian besar anggota Laskar Pelangi setelah dewasa mereka sudah “jadi orang”. Ada juga yang menikah dengan teman sesama anggota LP. Lucu, tapi sangat menggugah. Disinilah akhirnya, dengan semangat dan usaha yang kuat maka segala apa yang kita ingin capai Insya Allah dapat terwujud.

Banyak hal lain yang mau aku ceritakan setelah membaca novel LP ini. Tapi nanti malah kepanjangan, kasihan yang baca blog ini. Mendingan baca saja novelnya, maka anda akan menemukan hal-hal yang belum pernah anda ungkap sebelumnya. Tapi bacanya yang niat! Beda cerita kalau yang baca kurang niat.

I think, you must read it. What a great novel!
Sukses untuk Mas Andrea!

21 thoughts on “Pelajaran dari novel “Laskar Pelangi”

  1. sita sukma wardoyo

    ya ampun…
    aq dah ketinggalan bgt ya..
    bodoh deh!!!
    kpn2 kalo ada novel bagus,,kabarin aku di emailq ya..
    please!!!

  2. demi

    aku pasti nonton filmnya kata temen temen ku sih bisa meneteskan air mata.dan aku makin penasaran nihhhhhh

  3. titin

    yahhh….
    Q lum sempat baca LP, apalgi mo liat filmnya
    tp kt tmen2Qyu sih baguz
    Kpn2 kluQ jln2 di Shopping Jogja,Qyu kan beli bukunya duech ….
    kayanya itu buku wajib aku miliki !!!

    Oza, klu da novel ato apa j yang menarik Qyu diberi tau yah
    Ai btuh info U, thx b4 ….

  4. q pingin bgt baca novel nya lht filmnya , tp dr dulu g prnh smpet mo pinjm di perpus tp g pernah kebagian maklum peminat nya bnyk bgt………..

  5. hikaru

    duch top dah,… q nontone ampe nangis”. ayow nak bangsa…11 qt muzti teruz berkarya lbih bark. zip1!

  6. Dedy

    emang novelnya kren ko’…….cman aku blom sempt nonton filmx……mudah2an nanti jga ada filmx di internet….biar bsa donload gratis……..!

  7. tsani

    penggemar sejati laskar pelangi tidak akan menonton filmnya versi bajakan. nonton aja filmnya di bioskopp atau beli dvd originalnya.

  8. irtifa

    kalo aku seh pertama baca sang pemimpi abiztu edensor trus baru laskar pelangi tapi sebelumnya nonton dlu habiz tu baru baca….
    cz bwt gw nonton tnpa ngebaca ng’ clob bnget..

  9. arnieee

    aq jg udah mengkhatamkan tetralogi laskar pelangi. sumpah, 2 jempol tangan plus 2 jempol kaki buat Andrea Hirata. novel yg sangat bermutu, mendidik, juga melawak. aq sampai ketawa terpingkal-pingkal waktu ngedapatin bagian2 lucunya.

    well, dari tetralogi laskar pelangi. gw paling suka novel pertama dan novel terakhir nya : maryamah karpov. aq bahkan membacanya berulang-ulang. keren. !😀

    salam kenal

  10. chilvia

    aq, sng bgt baca novel laskar pelangi,
    aq, smpeq meneteskan air mata gityu dech……….
    aq jg salut bgt ama lintang si anak pesisir itu.

  11. kartini

    yupsss, laskar pelangi mang bagus banget tapi aq masih penasaran banget ma tokoh Lintang, benaer ga c dia ada coz jka dia tu ada q pengen tw ttg dia lebih lanjut………..

  12. vir_zy

    assalamualaikum……….novelnya mengharukan bnget.pa lg lhat filmnya wah.wah..seru dech..ttap brjuang ja mga sukses..amin

  13. ndah nabila

    duuuuh. .
    semenjak bca novel en nntn vlem.a aq jd lbih mmpunyai inspirasi. .!!

    patut tuch nntn filemnya. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s