TA vs UNAS

Standar

Unas SMK ada tiga mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Aku jadi ingat, teman-teman SMP yang sekarang pada di SMA, waktu SMS-an mereka pada bilang kurang lebih begini: “Wah, enak yo nggonmu mung 3, aku 6 e,,,” (Wah, enak ya tempatmu cuma 3, aku 6 ni,,,), terus ada juga, “Tp kan enak SMK cm 3 mapel, Ak 6 mapel !!”, atau “Tsan,t4 km plajaranny ap aj?”. Bukannya aku tidak suka mereka bertanya semacam itu, hanya saja selalu ada rasa “nggak sreg” ketika mendengarnya atau membacanya.

Itulah, seandainya mereka ikut merasakan kerja kerasnya membuat Tugas Akhir/TA (atau Project Work istilahnya di SMK) maka kalimat-kalimat semacam itu tidak akan terdengar. Mungkin kalau di perguruan tinggi, semacam ini adalah skripsi. Kuncinya agar bisa ikut unas di SMK itu, kita harus lulus terlebih dahulu pada uji kompetensi. Dan itu tidaklah mudah. Uji kompetensi ada dua yaitu praktek, dimana kita disuruh membuat karya atau sesuatu yang berhubungan dengan jurusan kita, dan teori, mengerjakan soal-soal tentang pelajaran jurusan dan fisika. Nantinya kedua nilai teori dan praktek tersebut digabung, lalu dirata-rata, dan minimal harus rata-rata 7,00. Buat bisa dapat 7,00 itu nggak gampang lho! Tidak boleh main-main, apalagi untuk yang TA.

Untuk yang praktek, aku membuat TA yang berjudul “Perancangan Aplikasi WAP Portal SMK N 3 Yogyakarta dengan Menggunakan PHP, WML, dan MySQL”. Maksudnya, merancang aplikasi WAP Portal yang berisi informasi tentang SMK Negeri 3 Yogyakarta (sekolahku) dimana user dapat mengakses informasi melalui perangkat bergerak (mobile) semacam handpone, PDA, dsb. Yang dapat diakses antara lain informasi sekolah, alamat sekolah, database siswa yang disitu dapat diakses pula informasi pembayaran SPP, nilai semester, data siswa, dan sebenarnya juga mau aku tambahkan presensi kehadiran siswa (yang bersifat real time), tapi karena aku masih kesulitan maka ya, belum jadi. Aplikasi tersebut dirancang dengan menggunakan pemrograman PHP, WML (Wireless Markup Language – pemrograman untuk menampilkan halaman informasi, semacam web, pada perangakat-perangkat mobile, ex.:PDA, handphone, dsb), dan database MySQL. Ini ada screenshot cover TA dan projectnya.

Tadinya mau buat aplikasi SMS Gateway pakai GNU/Linux, atau web e-learning. Tapi yang SMS Gateway itu aku kesulitan terus, terutama masalah library di Linux, dan HP yang cocok buat interface SMS gateway. Kalau interfacenya pakai modem GSM, weh…mahalnya itu.

Salah satu yang  buat aku susah mungkin karena sebelumnya aku belum begitu respek dengan yang namanya pemrograman. Pernah dulu diajari pemrograman C++, VB, HTML, PHP tapi aku belum begitu mendalami. Karena yang diajarkan kebanyakan baru konsepnya, pengembangan otodidak. Tapi dari situ aku tahu, bahwa hanya dengan kesungguhanlah maka segala persoalan dapat dihadapi. Aku jadi sangat serius belajar pemrograman WML dan PHP yang sebelumnya belum begitu suka. Biasanya sih menangani troubleshooting komputer, trobleshooting jaringan LAN. Tapi pada TA tersebut, aku berkutat dengan pemrograman. Walaupun sebenarnya belum ada apa-apanya dibandingkan programmer-programmer handal.

Finally, itulah yang membuat aku kurang tidak setuju diadakannya unas buat sekolah kejuruan. Seharusnya yang menentukan kelulusan siswa sekolah kejuruan itu bukan pelajaran umum, tetapi pelajaran kejuruan. Jadinya fair… Itulah kalau mendiknasnya nggak pernah sekolah di sekolah kejuruan. Unas dipukul rata buat sekolah-sekolah menengah.

One thought on “TA vs UNAS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s