Mas…

Standar

Beberapa hari lalu aku fotocopy beberapa berkas (di tempat fotocopyan lah..). Selesai fotocopy, waktu aku mau bayar, mbak-nya yang di kasir bilang, “Pakai nota nggak, mas?”. Lalu aku jawab, “Ya, mbak.”. Tidak ada yang istimewa memang dari percakapan pendek itu. Tapi yang buat aku agak gimana gitu, mbak-nya tadi panggil aku dengan sebutan “Mas”. Di Jawa, panggilan atau sebutan “Mas” biasanya diberikan kepada orang laki-laki yang sudah dewasa. Berarti bisa disimpulkan “mas” itu sifatnya dewasa, tangguh, dan bertanggung jawab juga (gitu kali ya..?).

Eh, ternyata aku sudah dipanggil “mas”. Mungkin karena secara fisik aku sudah bisa dipanggil “mas”. Usia sudah menginjak 18, tinggi seimbang (hampir 170an). Secara penampilan, rupanya sudah bisa disebut “mas”. Tapi yang harus lebih diperhatikan, semakin dewasa seharusnya sudah semakin bisa bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Dan sebutan “mas” itu tadi, berarti representasinya sudah me”mas”-kan dirinya sendiri. Ngerti kan maksudku?

Masih teringat dengan jelas waktu aku masih dipanggil “Dik”. “Dik” berasal dari kata “Adik”. Itu waktu aku dulu masih tinggal di Surabaya, waktu SD dulu. Waktu berangkat ke sekolah naik angkot (orang Surabaya sering menyebut “bemo”, padahal bentuknya angkot), biasanya ada orang yang tanya, “Sekolahnya di mana dik?”, atau “Rumahnya di mana dik?”, atau “Kelas berapa dik? Kok berani naik bemo sendiri?”. Dan tidak jarang ada yang tanya, “Kembar ya dik?”. Itu biasanya ditanyakan sama orang yang lihat aku dan adikku berangkat/ pulang sekolah bareng naik bemo. Waktu kecil banyak yang bilang aku mirip sama adikku. Padahal menurutku, memang ada kemiripan wajah, tapi kan bukan kembar.

Sekarang dipanggil “mas…”, suatu saat mungkin ada yang panggil “sayang…”😀 , lalu ada yang panggil “ayah…”/”papa…”, lalu “pak…”, setelah itu “kakek…”, dan hingga akhirnya bisa disebut “Almarhum…”

😀

One thought on “Mas…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s