menyikapi rekanan

Standar

pelajaran yang terasa sekali dari dunia kerja, paling nggak untuk saat ini. yaitu: jangan kecewakan rekanan anda, karena itu akan membuatnya berpikir-pikir lagi jika anda ingin bekerja sama lagi dengannya.
saya sekarang sedang berposisi sebagai rekanan sebuah instansi negeri, dan jujur saya kecewa dengan tidak adanya komitmen yang ‘niat’ dari instansi tersebut dalam project yang lagi saya tangani ini.
sebenarnya sih saya suka dengan pekerjaan saya, saya coba maksimal dengan pekerjaan-pekerjaan yang memang harus saya kerjakan. tapi,  feedback dari instansi rekanan saya ini yang bikin saya kadang kurang semangat bekerja. mungkinkah ini sisi bodoh buruk  instansi negeri terhadap swasta? selalu berbelit-belit jika berurusan dengan instansi negeri… :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s