Titik Nol Untuk Manis yang Tak Terduga

Standar

Aku merinding lihat visualisasi peristiwa Fathul Mekkah di film The Message.

adegan ketika umat Islam kembali ke Mekkah dalam jumlah besar

Jika peristiwa tersebut Tuhan ciptakan sebagai simbol ‘kembali ke asalmu’, berarti kembali kepada asal/ kesejatian tidaklah bisa disertai dengan hati yang masih mengandung penyakit.

Lepaskan beban yang mengganjalmu, buang balas dendammu, singkirkan nafsu sesaatmu; itulah kondisi titik nol untuk memulai sesuatu yang lebih manis, yang bahkan tidak pernah kau duga akan semanis itu.

Fathul Mekkah adalah peristiwa di mana Nabi Muhammad bersama umat Islam yang telah pesat meningkat jumlahnya kembali ke kota Mekkah. Umat Islam kembali ke Mekkah setelah bertahun-tahun tinggal Madinah.

Dulu di awal dakwah Islam, Nabi Muhammad dan para pengikutnya diperlakukan tidak manusiawi dan diusir dari Kota Mekkah. Nabi Muhammad dan umat Islam yang masih sedikit jumlahnya hijrah (pindah) ke Madinah, menembus padang pasir yang panas menyiksa.

Dan pada titik waktu umat Islam sudah lebih besar dan kuat daripada waktu terusir dulu, mereka kembali ke Mekkah dengan damai. Mereka yang sekian lama telah terpisah dari keluarganya karena ikut hijrah ke Madinah bertemu kembali dengan penuh kerinduan dan haru. Di adegan kembali ke Mekkah ini bahkan panglima perang, Khalid, sampai mengalir air matanya.

Khalid, kembali ke Mekkah dengan haru

keluarga yang kembali berkumpul

seorang pria tua yang dengan takzim meraup tanah kota Mekkah karena kembali lagi

seorang pria mencium tembok rumah di Mekkah dengan haru

kembali bertemu keluarga

Orang-orang Mekkah yang mengetahui Nabi Muhammad dan umat Muslim datang dalam jumlah luar biasa besar lari dan bersembunyi ketakutan karena mengira Mekkah akan diserang sebagai upaya balas dendam.

Namun Nabi Muhammad melarang ada pertumpahan darah, pembalasan dendam, perusakan-perusakan, bahkan penebangan pohon. Dan siapa-siapa saja yang masuk ke rumah Abu Sufyan (orang yang getol memusuhi Muhammad & Islam), maka mereka tetap aman. Puncaknya adalah dihancurkannya sesembahan-sesembahan berhala di dalam dan sekitar Ka’bah oleh Nabi Muhammad dan umat Muslim.

umat Islam menuju Ka’bah

Nabi Muhammad dan umat Islam saat itu memiliki kemampuan besar untuk membalas sakit hati perlakuan masyarakat Mekkah dulu, namun memilih memaafkan.

Setelah peristiwa Fathul Mekkah, pembukaan kota Mekkah dari sesat dan kebodohan, cahaya Islam memancar ke berbagai belahan dunia.

Luar biasa…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s