Sejenak Resap

Standar

image

image

Halaman kantor adalah tuma’ninah dari hadapan monitor. Terutama setelah hujan.

Tuma’ninah tak hanya berarti berhenti sejenak dari rangkaian gerakan, namun meresapi rangkaian pergerakan yang sedang dijalani.

Bukankah sebutan kakak-adik memerlukan jeda/ rentang waktu kelahiran? Bukankah mesin pabrik perlu non aktif sementara waktu untuk maintenance?

Bukankah hidup ada perhentian, tak harus kencang terus berlari?
Kuhelakan nafas panjang tuk siap berlari kembali, melangkahkan kaki, menuju cahaya.

(Padi – Sang Penghibur)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s