5.11.2014

Standar

Musa hilang kesadarannya karena tidak sanggup melihat wujud Tuhan yang ia minta penampakan-Nya. Musa ditegur Khidlir ketika protes akan peristiwa-peristiwa yang ia saksikan ketika mengikuti Khidlir berjalan. Tetapi Musa dititipi kedahsyatan Tuhan melalui tongkat yang ia pukulkan ke laut hingga laut terbelah.

Kalau yang dituntut adalah hasil akhir maka orang akan capek sendiri sebab itu rahasia Tuhan. Kalau marah pada situasi, tidak terima dengan keadaan yang ada sekarang, maka saat itulah tertutup pintu hikmah di balik peristiwa. Namun, selalu ada rahasia-rahasia dahsyat yang orang tidak sangka-sangka ketika niat utamanya adalah setia menjalani proses.

Setia pada proses, tentang mengikuti jalan yang lurus, tentang bergandengan tangan dengan Yang Setia Ada Saat Terbit Maupun Senja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s