Akhir Tiga Tahun Kebersamaan

Standar

Putus. Itulah satu kata kunci penanda peristiwa itu. Hari ini hampir seminggu peristiwa itu terjadi. Sebelumnya sudah kuduga akan putus juga, tapi aku tidak ingin buru-buru memutuskannya. Aku ingin perpisahan tersebut berjalan alami.

Bukan tiga tahun juga persisnya, tapi sekitar dua tahun sebelas bulan kebersamaan itu. Sampai saat ini aku belum berpikir tentang penggantinya. Sementara waktu aku hanya ingin membiasakan tanpanya. Tanganku harus terbiasa tanpanya. Bersamanya, panas-dingin pendakian gunung hingga kecipak ombak pantai selatan telah terlewati.

Apa yang membuatku bertahan dan tidak ingin melepasnya? Kesan. Ya, kesan hangat, akrab, dan mencerahkan, pada suatu acara yang mempertemukanku dengannya itulah yang membuatku mempertahankannya selama hampir tiga tahun. Aku tidak ingin melepaskan atau mencoba menggantinya. Hanya sesekali memang ada yang lain yang menarik minatku, tapi tetap yang satu itu selalu tidak ingin kulepaskan.

Kejadian itu terjadi pada Jumat sore minggu lalu. Seperti biasa pada hari terakhir bekerja setiap pekannya kaum pria di kantorku bekerja main futsal. Dan setelah satu kemelut kecil tak jauh dari gawang lawan aku menyadari satu hal: aksesoris gelang hitam di tanganku putus. Ya, setelah hampir tiga tahun menemani tangan kananku akhirnya ia lepas juga dengan cara terputus karena benturan. Sudah kuduga bahwa gelang itu akan putus ketika aku melihat retakan di sisi dalam gelang tersebut. Gelang yang tadinya begitu kenyal hingga akhirnya mengkerut ukurannya dan mengeras.

putus1 putus2

Gelang aksesoris itu adalah souvenir dari suatu acara pada 2011 lalu. Terdapat tulisan “Fight Corruption” yang ditekan dalam pada gelang aksesoris tersebut. Ada dua gelang sebenarnya yang kudapat dari acara tersebut, warna hitam dan merah. Tapi aku lebih suka yang warna hitam, maka kukenakan terus hingga putus minggu lalu.

Ya, sampai saat ini aku tidak buru-buru mencari penggantinya, meski ingin juga sebenarnya. Aku sedang mencoba terbiasa membasuh tangan kanan tanpa tangan kiri harus menabrak gelang tersebut.

Ada yang mau memberiku gelang aksesoris? Hehehe…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s