Tentang Superhero, Christopher Nolan, dan Hans Zimmer

instagram.com/erteha_
Standar

Nggak jarang di sosmed nemu meme tentang film Batman V Superman. Sedikit banyak spoiler tentang ceritanya, sih. Tapi, itu nggak penting buatku. Aku mau nonton BVS karena menyukai film-film yang di belakang layarnya ada Christopher Nolan dan Hans Zimmer. Mungkin ini terakhir kalinya kolaborasi mereka di film superhero. Nolan mengungkap ia tidak lagi akan mengangkat cerita film dari DC Comics, begitu pula Zimmer yang memutuskan pensiun dari mengerjakan musik scoring film superhero.

Setelah nyimak BVS jadi makin ngerti kenapa Zimmer menjadikan BVS sebagai proyek terakhirnya mengisi scoring film superhero. Nyimak adegan demi adegan BVS kebayang nggak mudahnya sang komposer bikin musik yang enak. Maka, nggak seperti di trilogi The Dark Knight dan Man of Steel, nama Hans Zimmer di BVS sebagai komposer musik bersanding dengan nama lain, Junkie XL (aku belum pernah nyimak musiknya si Junkie ini, btw).

Scoring Terraforming dalam Man of Steel membuka adegan Perkenalan Umat Manusia dengan Superman dalam BVS. Juga judul-judul scoring lain dalam Man of Steel mengiringi adegan-adegan BVS. Maka, proyek scoring Man of Steel dan BVS kukira memang sebaiknya dikerjakan orang yang sama untuk kesatuan sentuhan musik sekuel film. Dan, iya, kebayang lelahnya. Apalagi di deretan pengerjaan Man of Steel dan BVS masih ada proyek keren lain kolaborasi Nolan dan Zimmer: Interstellar.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s