Menjemput Hidup Baru

Standar

image

Belasan tahun lalu aku main dengannya yang masih belajar berjalan. Hari ini aku menemaninya berjalan ke deretan kursi-kursi itu.

#SBMPTN itu pakai test dan #SNMPTN itu tanpa test; aku yang SN, katanya. Aku juga tanpa test, di kampus swasta seberang jalan itu, ujarku. Dulu. Dan jurusan kita ternyata sama.

Nggak perlu malu kusebut

dulu, karena aku sedang dipermalukan hidup atas pertimbanganku dulu ketika di posisi sepertimu, atas anggapanku waktu itu bahwa hidup akan cacat tanpa mengalami bangku belajar formal, kataku dalam hati. Harusnya kusikapi bangku sebagai tempat bermain, sesalku yang kupendam.

Pada akhirnya, dari mana pun kamu menjemput ilmu, sadarilah tentang siapa yang sesungguhnya mengajarkanmu. Dia sebagai sumber ilmu, punya banyak cara menyampaikan ilmu kepadamu. Dan bangku itu cuma cara manusia mengemas limpahan ilmu.

Selamat menjemput hidup baru, Wa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s