Takzim Kepada Songwriter

Standar

Penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2016 beberapa pekan lalu membuatku makin menaruh hormat pada musisi independen. Dengan tidak bernaung di bawah major label (yang umumnya bermodal besar), mereka bisa menciptakan karya yang menang keren daripada penaung major. Ini karena aku melihat Raisa dan Juni Records yang membawa pulang piala Penghargaan AMI 2016 untuk banyak kategori.

Karya berbicara. Sebenarnya aku paling suka dengan musisi yang nulis lirik sendiri, mengaransemen/memainkan alat musik sendiri, dan menyanyikannya sendiri. Itu menjadi sempurna ketika lagunya nggak “recehan” dan membuahkan basis penggemar yang banyak.

Manusia juga punya keterbatasan. Memang tidak semua musisi bisa seperti itu. Nampaknya (karena ini perabaanku saja, jadi bukan kupilih kata nyatanya) urusan lirik pun ibarat di-outsource-kan atas pertimbangan label ke penulis lagu tertentu. Bisa tampak pada penyanyi A di label X menyanyikan lagu ciptaan musisi Z yang beda label dengan musisi A, misalnya.

Sejak berseragam putih abu-abu aku meraba gaya lagu para musisi, baik band maupun solo. Mungkin karena sering dengar, jadi sampai hapal gaya lagunya yang bahkan ketika dinyanyikan oleh musisi lain. Misalnya, lagu yang diciptakan oleh Eross Candra, Ari Lasso, Pongki Barata, Melly Goeslaw, dan rasanya ada lainnya, tapi aku lupa siapa.

Belakangan sering coba kusimak gaya-gayanya Glenn Fredly, Iga Massardi, Istiqamah Jamad, Cholil Mahmud, Frau, dan Dewi Lestari. Nah, nama terakhir itu yang menurutku jenisnya istimewa. Rasa-rasanya satu lirik yang diciptakan Dewi Lestari randomly bisa masuk ke dua kaki, major dan indie. Mungkin pandanganku ini salah. Tapi, ya, namanya juga meraba, bukan hasil tahu langsung dari ngobrol sama orangnya. Tapi, aku suka membaca-baca kemungkinan bagaimana suatu lagu diproses sejak awal sampai di pasaran. Apalagi sekarang di Youtube sangat mudah kita temukan video proses produksi album musik hingga urusan pick yang dipakai gitaris.

Songwriting ini menarik. Aku salut sama penulis-penulis lagu yang telingaku enak menyimaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s