Semisterius Itu

Sepanjang perjalanan pergi dan pulang nonton Barasuara semalam aku menggumam Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa-nya Efek Rumah Kaca.

Dalam video konser kolaborasi keren ERK dan Barasuara di kanal Youtube Sounds From The Corner keduanya bersama memainkan lagu tersebut. Aku ingat di video tersebut Iga menyebut bahwa memainkan lagu tersebut adalah ungkapan iri dan kagumnya terhadap Cholil dan ERK.

Sebelumnya ia bercerita bahwa setiap mendengar lagu yang sangat bagus di pikirannya yang pertama kali ada adalah iri dan kesal. Kenapa? Karena inspirasi datangnya dari Tuhan, kenapa bukan ia yang mendapatkannya?

Kupikir memang semisterius itu kehendak Tuhan bekerja. Seperti misalnya, setiap menemukan tulisan yang menurutku menarik di toko buku kadang aku merasa bahwa ide si penulis itu hal biasa yang kusepakati juga, tapi kenapa ia bisa mengemasnya dengan enak?

Foto di atas Barasuara semalam di Amplaz bisa kuambil jelas saat jeda antar lagu, karena ya pas momen seperti itu badan bisa diam di antara penonton.

14

#30hbc1714

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s