Hidup Dari Mencintai

Jika kamu adalah mi instan, maka aku adalah piring atau mangkuk atau sebentuk penadah apa pun yang layak bagi keberadaanmu. Rasanya yang nikmat tidak utuh jika tidak pada tempat yang tepat.

Waktu mendaki gunung aku pernah menikmati mi instan dengan piring plastik. Mungkin ketika camping besok aku mau merasakan lagi memasak dan makan mi instan di alam terbuka asalkan besok tidak hujan. Kamu mau ikut?

Dalam perjalanan turun gunung sampai ke rumah aku menjumpai ladang-ladang dan sawah-sawah. Ah, kukagumi betul kemampuan petani membaca pertanda alam dan kebergantungannya pada kekuasaan Pengatur Alam.

Petani hidup dari mencintai ladang atau sawahnya. Oleh karena itu aku lebih suka jadi petani daripada jadi mantan pacarmu.

25

#30hbcmengarang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s