Pengalih Perhatian #ceritapaman

“Om, kenapa?” tanya anak ini sambil makan kedelai rebus waktu melihatku menopang dahi di lengan tadi menjelang maghrib.

image

Itu foto bulan lalu pada waktu yang sama usai syukuran ulang tahun keduanya, di sela omnya ngos-ngosan beresin lagi isi rumah dan dianya sampai malam masih aktif gerak bak diisi baterai alkaline.

“Itu om capek itu,” jawab omnya satu lagi, adikku, yang juga sedang makan kedelai rebus.

Aku lalu cengengesan ngeliatin
ini anak. Ditinggal ibunya ke acara kampung sejak sore dimulai hingga sore selesai, anak ini main sama aku. Sempat agak lega pas dia dimandiin sore sama ayahnya, aku tiduran di kamar. Selesai mandi dia nyariin omnya ke kamar dan ngajak main lagi. Wah.

Dek, yang kamu tanyain itu efek sepanjang sore menghubungkan cerita antara mainan helikopter, kereta, pancing, dan ikan; dengan sebiji pisang yang kamu pegang supaya kamu habiskan tanpa dilepeh dan kamu nggak nangis kalau tahu ibumu lagi pergi tanpa ngajak kamu. Hvft.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s