Banyak Tanya #ceritapaman

“Om, ngapain?” tanya anak ini suatu kapan.

image

“Lagi nulis,” jawab yang ditanya.

“Nulis apa?” tanyanya lagi.

“Nulis miring,” jawab yang ditanya sambil angkat pena.

“Miring apa?” tanyanya lagi dan dijawab dengan meringis ke anak ini sambil bilang, “Kamu tu kepo, e!” yang kemudian omongannya ditirukan, “Keepo eee,” sambil tertawa.

“Lho, malah tiru-tiru?!” balas yang ditanya gemas.

“Ini apa?” tanyanya kemarin sore di kamarku.

“Ini bantal,” jawabku.

“Bantal apa?” tanya lagi.

“Bantal bobok,” jawabku lagi dan siap-siap ditanya lagi.

“Bobok apa?” tanyanya dengan mimik serius yang bikin ketawa dan kusergah, “Udah ini ikannya digoreng dulu! Sreng… sreng…”, sambil kutarik badannya dan kucium lama ubun-ubunnya.

Anak banyak tanya berarti otaknya bekerja. Mungkin indikasi juga bahwa dia nyaman dengan lingkungannya sehingga dia bisa berekspresi, salah satunya dengan bertanya. Maka otak orang dewasa di dekatnya juga harus siap ngasih jawaban yang baik atau yang kreatif. Tapi, ya itu, tanyaaaaa terus.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s