Dicangar Obat #ceritapaman

Sampai dengan tulisan ini ditulis Upi masih batuk berdahak. Dahak belum keluar betul dari tenggorokannya. Mungkin juga karena dia masih dua tahun, belum punya kesadaran bagaimana mengeluarkan dahak dari tenggorokan seperti orang dewasa. Kasihan juga, sih, kalau lihat wajahnya pas batuk berat gitu.

image

Disuapin ibunya makan puding pelangi yang barusan kubelikan. Puding yang ia minta sendiri dalam kondisi susah makan waktu sakit.

Obat yang harus diminumkan, yaitu Baca lebih lanjut

Iklan

Terharu #ceritapaman

Sore kemarin waktu aku bekerja dengan laptop anak ini dengan tergagap menanyaiku, “O..oo’..o’…. mii..ii…num apa?”

image

Nggak ketemu omnya dari sebelum bangun pagi sampai menjelang maghrib karena urusan kerjaan. Begitu aku pulang dibuntuti terus sampai di depan kamar mandi waktu bersih-bersih badan. Selesai itu nyandar tiduran dan nyanyi-nyanyi.

Haru menjalariku waktu melihat Baca lebih lanjut

Pengalih Perhatian #ceritapaman

“Om, kenapa?” tanya anak ini sambil makan kedelai rebus waktu melihatku menopang dahi di lengan tadi menjelang maghrib.

image

Itu foto bulan lalu pada waktu yang sama usai syukuran ulang tahun keduanya, di sela omnya ngos-ngosan beresin lagi isi rumah dan dianya sampai malam masih aktif gerak bak diisi baterai alkaline.

“Itu om capek itu,” jawab omnya satu lagi, adikku, yang juga sedang makan kedelai rebus.

Aku lalu cengengesan ngeliatin
Baca lebih lanjut

Akhir Tiga Tahun Kebersamaan

Putus. Itulah satu kata kunci penanda peristiwa itu. Hari ini hampir seminggu peristiwa itu terjadi. Sebelumnya sudah kuduga akan putus juga, tapi aku tidak ingin buru-buru memutuskannya. Aku ingin perpisahan tersebut berjalan alami.

Bukan tiga tahun juga persisnya, tapi sekitar dua tahun sebelas bulan kebersamaan itu. Sampai saat ini aku belum berpikir tentang penggantinya. Sementara waktu aku hanya ingin membiasakan tanpanya. Tanganku harus terbiasa tanpanya. Bersamanya, panas-dingin pendakian gunung hingga kecipak ombak pantai selatan telah terlewati.

Apa yang membuatku bertahan dan tidak ingin melepasnya? Baca lebih lanjut

Dari Hollywood sampai HB I (#2)

Suasana kuliah dosen Pak Yanto

Singgungan “Hamengkubuwana I”

Diskusi kami lalu terhenti sebentar karena ada seorang bapak-bapak berjenggot agak panjang yang masuk ke ruangan, ada perlu dengan Pak Yanto. Kulihat bapak tadi menyalami lalu mencium tangan Pak Yanto. Pemandangan yang tidak biasa buatku.

Aku tetap di situ. Bapak itu lalu membicarakan sesuatu dengan Pak Yanto, tepatnya masalah Baca lebih lanjut